Mengenal Skala Data

Dalam uji statistika inferensial, yang salah satu tujuannya untuk menguji hipotesis, dibutuhkan pemahaman tentang skala data. Hal ini penting, untuk mengetahui apakah uji statistika yang digunakan untuk menguji sebuah hipotesis valid atau tidak. Dan, sesuai dengan teori yang ada, skala data terdiri atas 2 kategori besar, yaitu :

  1. Skala data numerik. Yaitu data yang berbentuk angka/nilai. Misalnya tinggi badan. Ketika dilakukan proses pengambilan data, maka yang akan didapatkan adalah data dalam bentuk angka yang bersatuan centimeter. Atau data tekanan darah, yang ketika dilakukan proses pengambilan data, akan didapatkan data berbentuk angka, yang bersatuan mmHg. Atau juga data Indeks Prestasi Akademik (IPK), yang akan didapatkan data berupa angka, yang memiliki skala atau rentang data mulai dari 0 – 4. Apabila sebuah penelitian dalam skripsi/tesis/disertasi bertujuan menguji hipotesis dengan variabel yang berskala numerik, maka uji statistika yang diaplikasikan adalah Uji Statistika Parametrik. Ciri khas uji statistika parametrik adalah mengenal uji pendahuluan, yaitu uji sebaran data. Apakah data numerik dalam masing masing variabel, baik yang bersifat sebagai variabel bebas ataupun variabel tergantung memiliki sebaran data mengikuti sebaran kurva normal. Apabila sebaranĀ  data tidak memenuhi sebaran normal, mayoritas teori dalam statistika, tidak memperbolehkan data tersebut dianalisis dengan menggunakan uji statistika parametrik, meskipun berskala data numerik.
  2. Skala data kategorik. Yaitu data yang berbentuk angka, sebagai kode dari kategori tertentu. Misalnya pada variabel kesejahteraan. Ketika peneliti melalukan pengambilan data, akan didapatkan data berupa pengkategorian kesejahteraan sampel keluarga yang diteliti. Dan berdasarkan hasil pengamatan, kesejahteraan dibagi menjadi dua kategori, yaitu : Keluarga Sejahtera, yang berkodeĀ  dan Keluarga Miskin, yang berkode 0. Kode angka 1 dan 0 inilah yang akan dianalisis lebih lanjut. Contoh lain adalah variabel Pendapat Responden Misalnya Pendapat Responden terkait Pembebasan Biaya Sekolah. Ketika peniliti melakukan proses pengambilan data, akan diperoleh angka yang mencerminkan pendapat responden atas pertanyaan “Apakah anda setuju apabila Pemerintah Daerah membebaskan biaya SPP di SD Negeri ?” Maka jawaban responden akan dikategorikan menjadi :
    1. Sangat Setuju (Kode 4)
    2. Setuju (Kode 3)
    3. Tidak Setuju (Kode 2)
    4. Sangat Tidak Setuju (Kode 1)

Data berskala kategorik, akan dianalisis dengan uji statistika Non Parametrik, yang tidak memerlukan uji pendahuluan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *