Uji T 1 Sampel dengan SPSS

Dalam melalukan penelitian untuk menguji hipotesis, salah satu uji statistika yang sering digunakan adalah uji T. Uji hipotesis adalah sebuah langkah untuk menguji apakah sebuah penelitian berhasil mematahkan teori yang sudah ada, atau sebaliknya, semakin menguatkannya.

Hipotesis pada dasarnya adalah sebuah jawaban sementara, atas rumusan masalah atau pertanyaan penelitian yang telah disusun. Hipotesis biasanya terdiri atas dua jenis, yaitu :

  1. Hipotesis Null (H0) : yaitu sebuah hipotesis yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh/hubungan/perbedaan dianatara dua atau beberapa variabel yang diteliti.
  2. Hipotesis alternative (Ha) : yaitu sebuah hipotesis yang menyatakan bahwa ada pengaruh/hubungan/perbedaan diantara dua atau beberapa variabel yang diteliti.

Pada dasarnya, dalam uji hipotesis, peneliti telah menyatakan ada dua jenis variabel penelitian, yaitu variabel terikat (dependent variabel) dan variabel bebas (independent variabel). Kedua variabel tersebut memiliki definisi operasional yang disusun berdasarkan teori atau penelitian terdahulu. Dalam uji hipotesis, juga akan dilakukan proses pembuktian, apakah variabel bebas menjadi faktor penyebab yang memiliki dampak pada variabel terikat. Sehingga diambil kesimpulan apakah diantara variabel bebas dan terikat memiliki hubungan sebab-akibat.

Dalam uji T, diperlukan beberapa syarat :

  1. Variabel bebas merupakan sebuah variabel dengan skala data nomimal/kategorik
  2. Varibel terikat merupakan sebuah variabal dengan skala data parametrik/numerik

Pada dasarnya uji T, memiliki beberapa jenis, yaitu :

  1. Uji T satu sampel. Yaitu membandingkan rata rata sekelompok sampel, untuk kemudian diuji signifikasi perbedaannya dengan nilai normal/standart baku. Misalnya, sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui apakah Obat A yang baru diproduksi memiliki pengaruh terhadap tekanan darah sistole. Dalam penelitian ini, akan dibandingkan rata rata tekanan darah sistole dari 40 pasien, yang akan dibandingkan dengan standart tekanan darah normal, yaitu 120 mmHg.
  2. Uji T dua sampel bebas. Yaitu membandingkan rata rata antara dua kelompok sampel, untuk kemudian diuji apakah keduanya memiliki perbedaan yang signifikan. Misalnya, penelitian yang dilakukan untuk menguji apakah obat A bisa memberikan perbedaan rata rata tekanan darah yang signifikan dibandingkan dengan obat B.
  3. Uji T dua sampel terikat. Yaitu membandingkan rata rata antara dua kelompok sampel, yang berasal dari 1 subyek penelitian. Misalnya, apakah obat A, memiliki pengaruh terhadap tekanan darah, pada pasien penderita hipertensi. Dalam pegambilan data, 30 pasien hipertensi diperiksan tekanan darah sistolenya. 12 jam kemudian seluruh pasien tersebut diberikan obat A. 12 jam setelah pemberian obat, dilakukan pengukuran darah sistole yang kedua. Dalam penelitian ini, akan didapatkan data :
    1. Tekanan darah sistole sebelum minum obat
    2. Tekanan darah sistole setelah minum obat

Dalam tulisan ini, akan disajikan tata cara melakukan uji T dengan aplikasi SPSS.

Contoh soal.

Pertanyaan penelitian :

Apakah pemberian Obat A bisa memberikan perbedaan signifikan terhadap tekanan darah sistole pada pasien penderita hipertensi ?

Hipotesis :

H0 :         Obat A tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap tekanan darah sistole pada penderita     hipertensi.

Ha :         Obat A memberikan perbedaan signifikan terhadap tekanan darah sistole pada penderita     hipertensi.

Penelitian ini menggunakan tingkat ketelitian sebesar 95%, sehingga nilai α adalah 0.05.

H0 diterima dan Ha ditolak                   :

  • T hitung lebih kecil dari T tabel
  • p value lebih besar dari nilai α

H0 ditolak Ha diterima                     :

  • T hitung lebih besar dari T tabel
  • p value lebih kecil dari nilai α

catatan, dalam penelitian ini, peneliti hanya melakukan pengukuran tekanan darah sistole hanya pada satu kelompok, yaitu resonden yang bersedia dijadikan obyek penelitian dan mengkonsumsi obat A. Nilai rata rata tekanan darah dalam kelompok tersebut akan dibandingkan dengan tekanan darah sebesar 140 mmHg. Adapun hasil pengambilan data adalah sebagai berikut :

No Reseponden Tekanan Darah (dalam mmHg)
1 135
2 145
3` 120
4 135
5 145
6 150
7 130
8 110
9 120
10 125
11 130
12 145
13 155
14 140
15 145
16 150
17 120
18 115
19 120
20 125
21 130
22 135
23 130
24 120
25 110
26 110
27 100
28 130
29 135
30 140
31 150

 

Langkah :

  • Dalam menu data editor, buka menu VARIABEL VIEW dan susunlah sebagaimana berikut ini :

  • Setelah itu, masih di data editor, buka menu DATA VIEW dan input/entry data sebagaimana berikut ini :

  • Setelah itu, pilih menu : ANALYZE -> COMPARE MEANS -> ONE SAMPLE T TEST

  • Kemudian akan terbuka menu sebagai berikut :

  • Pindahkan variabel Tekanan Darah Pasien dari Kolom sebelah kiri ke kolom sebelah kanan, dengan menggunakan tombol panah. Untuk menu options, pilihlah default Confidence Interval sebesar 95%.
  • Di Kolom Test Value masukkan angka 140
  • Klik OK.
  • Dan akan didapatkan hasil analisis berikut ini

  • Dari data disebut, kita bisa mengambil kesimpulan :
    1. Jumlah sampel yang diteliti : 31 pasien
    2. Rata rata tekanan darah sistole pasien : 130.65 mmHg
    3. Standard Deviasi : 14.008
    4. Standard Error Mean : 2.516
    5. Hasil Uji T satu sampel
      1. Nilai p value diliha dari nilai pada kolom Sig.(2-tailed) yaitu sebesar 0.001. Dari nilai tersebut disimpulkan bahwa nilai P Value lebih kecil daripada nilai α.
      2. Kesimpulan :

H0 ditolak Ha diterima. (Obat A memberikan perbedaan signifikan terhadap tekanan darah sistole pada penderita     hipertensi.) Dengan catatan, rata rata tekanan darah pasien penderita hipertensi yang mendapatkan pengobatan obat A, berbeda signifikan dengan nilai baku yaitu tekanan darah sistole sebesar 140 mmHg.

Baca juga :

Uji Normalitas Data dengan SPSS

Uji T 2 Sampel Bebas dengan SPSS

 

Author: Rizky Meirawan

Rizky Meirawan, adalah seorang pekerja media di salah satu stasiun televisi nasional, sekaligus pengajar di sebuah sekolah tinggi kesehatan di daerah Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Di waktu senggangnya, Rizky Meirawan, aktif menulis di media sosial dan internet untuk berbagi wawasan dan pengetahuan.

2 thoughts on “Uji T 1 Sampel dengan SPSS”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *