Uji Normalitas Data dengan SPSS

Uji Normalitas adalah sebuah uji statistika yang yang bertujuan untuk menguji apakah sebuah data parametrik/numeric dengan sekelompok skala data rasio atau interval memiliki distribusi normal. Kelompok data yang akan diuji inferensial (uji analitik) parametric harus memenuhi syarat berdistribusi normal.

Uji normalitas data, bisa menggunakan beberapa metode uji statistika :

  • Uji Shapiro Wilik (uji normalitas data secara analitik untuk kelompok data sedikit (n≤30))
  • Uji Kolmogorov Smirnov (uji normalitas data secara analitik untuk kelompok data besar (n≥30)

Dalam uji normalitas dengan metode analitik, secara prinsip juga menguji hipotesis, dan hipotesis yang diajukan adalah :
Hipotesis :

H0 :         Data berditribusi normal

Ha :         Data tidak berdistribusi normal

Penelitian ini menggunakan tingkat ketelitian sebesar 95%, sehingga nilai α adalah 0.05.

H0 diterima dan Ha ditolak                   :

  • T hitung lebih kecil dari T tabel
  • p value lebih besar dari nilai α

H0 ditolak Ha diterima                     :

  • T hitung lebih besar dari T tabel
  • p value lebih kecil dari nilai α

 Contoh Soal :

Berikut ini, adalah data tekanan darah 31 responden. Data tersebut akan diuji dengan menggunakan uji T 1 sampel. Sebelum melakukan uji tersebut, kita harus menguji normalitas data, karena jumlah sampel lebih dari 30 maka uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Kolomogorov Smirnov

No Reseponden Tekanan Darah (dalam mmHg)
1 135
2 145
3` 120
4 135
5 145
6 150
7 130
8 110
9 120
10 125
11 130
12 145
13 155
14 140
15 145
16 150
17 120
18 115
19 120
20 125
21 130
22 135
23 130
24 120
25 110
26 110
27 100
28 130
29 135
30 140
31 150

 

LANGKAH PERTAMA

BUKA MENU VARIABEL VIEW SEPERTI GAMBAR DIBAWAH INI

SETELAH ITU, LAKUKAN INPUTASI DATA PADA MENU DATA VIEW SEPERTI GAMBAR DIBAWAH INI

 

SETELAH SELURUH DATA DI INPUT, MAKA PILIH :

ANALYZE -> NON_PARAMETRIK TEST -> LEGACY DIALOGS -> 1 SAMPLE K-S

 

PINDAHKAN VARIABEL TEKANAN_DARAH DARI KOLOM KIRI KE KOLOM KANAN, CHECK LIST TEST DISTRIBUTION, NORMAL

 

KEMUDIAN BUKA JENDELA OUPUT PADA SPPS, DAN AKAN NAMPAK HASIL ANALISIS SEBAGAI BERIKUT :

 

DARI ANALISIS INI, DISIMPULKAN BAHWA,

 H0 diterima dan Ha ditolak                   :

  • T hitung lebih kecil dari T tabel
  • p value lebih besar dari nilai α

KARENA NILAI P VALUE DILIHAT DARI NILAI SIG SEBESAR 0.200

Sehingga kesimpulannya, Data berditribusi normal, sehingga bisa digunakan untuk uji T 1 sampel.

Baca juga :

Uji T 1 Sampel dengan SPSS

Uji T 2 Sampel Bebas dengan SPSS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *