Islam, Iman dan Ihsan…

Suatu hari Umar bin Khattab ra dan para sahabat duduk-duduk bersama Nabi SAW.  Kemudian, datang seorang laki-laki berpakaian putih yang memiliki rambut sangat hitam. Kemudian, lelaki tersebut bertanya kepada Baginda Rasulullah SAW.

Hai Muhammad terangkanlah kepadaku tentang Islam ?”

Kemudian, Nabi menjawab,

Islam adalah engkau bersaksi bahwa Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasul utusan-Nya, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa Ramadhan, dan melaksanakan haji bagi yang mempunyai kesanggupan.”

Lelaki itu kemudian berkata,

Engkau benar.”

Melihat percakapan ini, para sahabat kebingungan. Karena lelaki asing itu bertanya kepada Nabi SAW dan ia pula yang membenarkannya.

Kemudian lelaki itu kembali bertanya,

Terangkan kepadaku, apa itu Iman ?”

Dan Nabi SAW menjawabnya,

Iman adalah engkau beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya dan hari Kiamat, serta percaya kepada qadar yang baik maupun yang buruk.”

Lelaki itu kembali berkata,

Engkau benar.”

Kemudian laki laki itu kembali bertanya,

Terangkan kepadaku apa itu Ihsan ?”

Lalu Nabi SAW menjawab,

Ihsan adalah engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya, jika engkau (dalam beribadah) tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”

Lalu lelaki itu bertanya lagi,

Ceritakan kepadaku tentang hari Kiamat ?”

Nabi SAW menjawab,

Orang yang ditanya tidak lebih mengetahui dari yang bertanya.”

Kemudian, laki laki itu bertanya,

Ceritakan kepadaku tentang tanda-tandanya.”

Nabi SAW menjawab,

Apabila budak melahirkan tuannya, dan engkau melihat orang Badui yang bertelanjang kaki, miskin lagi penggembala domba berlomba-lomba dalam mendirikan bangunan.”

Kemudian lelaki itu pergi. Kemudian Nabi SAW bersabda,

Wahai Umar, tahukah engkau siapa yang bertanya itu ?”

Kemudian Umar bin Khattab ra. menjawab,

Allah dan Rasul-Nya lebih tahu.”

Kemudian beliau bersabda,

Dia adalah malaikat Jibril yang datang kepada kalian untuk mengajarkan agama.” (HR. Muslim).

************************

Para pembaca yang budiman, hadits diatas menjelaskan secara detail mengenai Islam, Iman dan Ihsan. Hadits diatas juga menjelaskan tanda tanda datangnya Hari Kiamat. Ulama juga menjelaskan beberapa hikmah dari hadits tersebut, antara lain :

  • Dianjurkan untuk memakai pakaian yang baik dan menyemprotkan wewangian (parfum) ketika mendatangi majelis majelis ilmu.
  • Kaum muslimin hendaknya rajin bertanya kepada para ulama, mengenai hal-hal agama. Ini adalah sesuatu yang bermanfaat, khususnya ketika terjadi tanya-jawab di dalam majelis ilmu. Karena seluruh hadirin akan mendapatkan tambahan wawasan dan ilmu.
  • Salah satu metode pengajaran yang baik, adalah melakukan tanya-jawab, diantara guru dan murid. Ini adalah sesuatu yang diajarkan oleh Baginda Nabi SAW kepada para sahabatnya.

Wallahu ‘alam bi shawab.

Sumber : Al-Bugha, Mustafa dan Muhyiddin Mistu. 2013. Al-Wafi’ Syarah Hadis Arba’in an-Nawawi. Darul Uswah. Yogyakarta

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *