Mengapa Allah Menciptakan Adam as. ???

Sebelum menciptakan Nabi Adam as., Allah SWT memberikan kabar kepada para malaikat.

“Aku hendak menjadikan Khalifah di bumi.” (QS. Al Baqarah : 30)

Ibnu Katsir menjelaskan, dalam ayat tersebut, Allah menjelaskan keinginan-Nya untuk menciptakan Adam as. dan keturunannya, yang kelak akan saling menggantikan peran satu sama lainnya, sebagaimana firman Allah,

“Dan Dialah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi.” (QS. Al An’aam :165)

Allah menyampaikan perihal penciptaan Adam as. dan para keturunannya sebagai bentuk pujian, sebagaimana Allah memberitahukan hal-hal besar, sebelum keberadaan Adam as.

Ketika para malaikat mendengar berita dari Allah, kemudian mereka berkata,
“Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana.” (QS. Al Baqarah : 30)

Jawaban dari malaikat ini, sebenarnya bentuk pertanyaan dari para malaikat, untuk mencari hikmah atas penciptaan Adam as. Ketika Allah hendak menciptakan manusia, malaikat tidak membantah, menolak, menghina, ataupun dengki. Malaikat berkata, bahwa manusia akan memiliki sifat merusak dan menumpahkan darah, karena telah ada makhluk yang tercipta manusia, yang membuat kerusakan.

Qatadah berkata,

“Kerusakan dan pertumpahan darah sudah pernah ada seperti yang para malaikat sebelum Adam as. diciptakan, yang dilakukan oleh para jin.”

Abdullah bin Umar ra. berkata,
“Jin sudah ada 2.000 tahun sebelum Adam as. diciptakan, mereka saling menumpahkan darah, lalu Allah mengirim sepasukan malaikat untuk menghalau mereka ke semenanjung-semenanjung lautan.”
Pengalaman buruk inilah, yang mengilhami para malaikat bertanya kepada Allah, mengapa Dia hendak menciptakan manusia yang berasal dari tanah. Menurut para malaikat, makhluk yang terbuat dari unsur bumi biasanya memang berwatak suka melakukan pertumpahan darah lagi gemar membuat kerusakan.

Mendengar jawaban dari para malaikat itu, kemudian Allah berfirman,

“Sungguh, aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.” (QS. Al Baqarah : 30)

Maksud dari kalimat ini, menurut para ulama, Allah mengetahui maslahat (kebaikan) kuat dibalik penciptaan manusia, yang tidak malaikat ketahui. Yaitu diantara keturunan Adam as. akan ada para nabi, rasul, shiddiqin dan syuhada.

Ibnu Katsir menjelaskan Nabi Adam as. memiliki 4 keistimewaan :

Allah menciptakan Nabi Adam as. dengan tangan-Nya secara langsung
Allah meniupkan sebagian ruh ciptaan-Nya pada Adam as.
Allah memerintahkan kepada para malaikat untuk sujud kepada Nabi Adam as.
Allah mengajarkan nama segala benda kepada Nabi Adam as.

Wallahu ‘alam bi shawab…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *