Mengenal Dome of The Rock, Baitul Maqdis dan Al Quds…

Ketika menyebutkan nama Masjidil Al Aqsha, seringkali kita terbayang akan sebuah masjid berbentuk segi delapan dengan kubah berwarna emas. Berdasarkan warna kubah tersebut, disebutkanlah bahwa Masjidil Al Aqsha sebagai Dome Of The Rock. Namun, berdasarkan pengalaman pribadi saya, yang mengunjungi Masjidil Al Aqsha pada tahun 2013 dan 2015, penamaan tersebut nampaknya kurang tepat. Read More …

Bekerja adalah Ibadah…

Doktor Jaribah Al Haritsi dalam buku berjudul Al-Fiqhul Iqtishad menuliskan, bahwa Khalifah ‘Umar bin Khattab ra. pernah menjumpai 3 orang yang terus menerus berada di Masjid Nabawi. Ketiganya mengikuti shalat berjama’ah. Tetapi, setelah imam mengucapkan dua kalimat salam, mereka terus berada di masjid. Mereka hanya duduk, berdzikir dan membaca Al Qur’an. Seakan-akan mereka terus menerus dalam keadaan beri’tikaf.

Kemudian Al Faruq mendatangi dan bertanya kepada mereka,

“Apa yang kalian kerjakan disini ?”

Read More …

Masa Kecil Nabi Muhammad SAW…

Ketika bayi, Muhammad SAW diasuh oleh seorang wanita dari Bani Sa’d, yaitu Halimah bin Abu Dzu’aib, istri dari Al Harits bin Abdul Uzza. Tanda-tanda keberkahan yang ada pada bayi Muhammad SAW, sudah terasa, ketika menengok kehidupan Halimah dan sang suami. Sebelum menyusui bayi Muhammad SAW., Halimah dan suaminya dalam kondisi memprihatinkan. Kebun mereka kering, dan ternak yang dimilikinya tubuhnya kurus, dan tidak menghasilkan susu. Namun, ketika menyusui bayi Rasulullah SAW, sontak kehidupan Halimah dan keluarganya berubah. Kebun milik keluarga Halimah langsung hijau dan subur, serta ternak yang mereka miliki berbadan gemuk dan ambingnya penuh susu.

Read More …

Politik Identitas Yang Dogmatis…

Demokrasi, sebuah sistem yang diklaim terbaik dalam bidang tata negara, mulai memunculkan frasa “Politik Identitas”. Gaungnya semakin lama makin kencang, bermula dari riuhnya kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) di Ibukota. Dan, frasa “Politik Identitas” semakin keras digaungkan, menjelang kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

Jika disimak, isu agama, menjadi bahan kajian para pemerhati dan pengamat politik. Bagi mereka, pilkada Ibukota mencerminkan kentalnya “Politik Identitas” berbasis agama, utamanya ketika membahas kekalahan sang calon yang juga petahana. Beberapa cendekiawan politik, menilai “Politik Identitas”, seharusnya tidak lagi digunakan sebagai acuan dalam menilai kapabilitas dan kapasitas seseorang untuk memimpin. Read More …