Meraup Untung dari Pertagas…

Setelah hangat pemberitaan mengenai divestasi saham PT. Freeport Indonesia, Jum’at 20 Juli 2018 lalu, ribuan pekerja PT.Pertamina yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina (FAPPB) melakukan demonstrasi di depan Gedung Kementerian BUMN.

Jika kita menganggap isu pencopotan Menteri BUMN dalam aksi tersebut, lebih kental unsur politiknya, maka kita tak usah membahasnya terlampau dalam. (Gue males ngomongin politik broooooo……..!!!!!!!!!!!)

Mari kita cermati, salah satu pangkal alasan, mengapa para pekerja BUMN Minyak itu berdemonstrasi, yaitu adanya perjanjian Conditional Sale and Purchase Agreement (CSPA) yang dikeluarkan PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Read More …

Makanan Halal, Gaya Hidup atau Kebutuhan ???

Situs huffingtonpost.com menempatkan Burger Factory sebagai salah satu diantara 20 restoran halal terbaik di Kota Toronto, Canada. 

Burger Factory tidak hanya menyajikan sajian berbahan dasar daging yang lezat, tetapi menjamin kehalalannya. Di mata masyarakat barat,  kuliner halal tidak semata bebas babi dan alkohol. Huffingtonpost.com mendefinisikan hidangan halal adalah olahan masakan yang sesuai dengan syariat Islam. 

Canada dan Amerika Serikat  merupakan dua negara di kawasan Amerika Utara (North America). Belanja makanan halal,  di kawasan tersebut, tertinggi di dunia. Sebuah lembaga riset marketing multinasional,  Statista, memprediksi nilai pasar makanan halal di seluruh dunia sebesar  1.2 Milyar Dollar AS atau sekitar 16.5 Trilyun Rupiah di tahun 2016.

Total belanja makanan halal secara global,  diprediksi terus naik, hingga  mencapai 2.5 Milyar Dollar AS atau sekitar 37 Trilyun Rupiah di tahun 2024 nanti. Read More …

Sepak Bola Kita…

Gelora Bung Karno, kembali menjadi sumber berita. Anehnya, yang ramai dibicarakan tak terkait dengan akhir laga yang tersaji di stadion. Protokoler dan dunia politik, ternyata yang menyebabkan saya tak banyak membaca berita ulasan pertandingan, di lini media sosial…

Tenang saja… tulisan ini, tak dibuat untuk membuat analisa baru terkait isu itu… Read More …

Sharing Economy ???

Di bisnis taksi konvensional, kita bukan hanya harus membayar jasa angkutannya, tetapi secara tidak langsung juga mesti menanggung biaya kredit mobilnya, gaji pegawai perusahaan taksinya, biaya listrik dan AC, dan sebagainya. Di bisnis taksi berbasis aplikasi, kita tidak ikut menanggung biaya-biaya tersebut. Jadi, tak mengherankan kalau tarifnya bisa lebih murah. Kolega saya pernah membandingkan. untuk rute Cakung ke Halim Perdanakusuma yang samasama di Jakarta Timur, dengan taksi konvensional tarifnya Rp105.000, sementara dengan taksi berbasis aplikasi hanya Rp55.000. Ini jelas pilihan yang mudah buat calon konsumen. Switching cost dalam industri ini amat rendah. Maka terjadilah downshifting. Lalu, bagaimana yang satu bisa lebih mahal ketimbang yang lain? Ini adalah persoalan model bisnis. Read More …

Mengenal Dome of The Rock, Baitul Maqdis dan Al Quds…

Ketika menyebutkan nama Masjidil Al Aqsha, seringkali kita terbayang akan sebuah masjid berbentuk segi delapan dengan kubah berwarna emas. Berdasarkan warna kubah tersebut, disebutkanlah bahwa Masjidil Al Aqsha sebagai Dome Of The Rock. Namun, berdasarkan pengalaman pribadi saya, yang mengunjungi Masjidil Al Aqsha pada tahun 2013 dan 2015, penamaan tersebut nampaknya kurang tepat. Read More …

Bekerja adalah Ibadah…

Doktor Jaribah Al Haritsi dalam buku berjudul Al-Fiqhul Iqtishad menuliskan, bahwa Khalifah ‘Umar bin Khattab ra. pernah menjumpai 3 orang yang terus menerus berada di Masjid Nabawi. Ketiganya mengikuti shalat berjama’ah. Tetapi, setelah imam mengucapkan dua kalimat salam, mereka terus berada di masjid. Mereka hanya duduk, berdzikir dan membaca Al Qur’an. Seakan-akan mereka terus menerus dalam keadaan beri’tikaf.

Kemudian Al Faruq mendatangi dan bertanya kepada mereka,

“Apa yang kalian kerjakan disini ?”

Read More …

Masa Kecil Nabi Muhammad SAW…

Ketika bayi, Muhammad SAW diasuh oleh seorang wanita dari Bani Sa’d, yaitu Halimah bin Abu Dzu’aib, istri dari Al Harits bin Abdul Uzza. Tanda-tanda keberkahan yang ada pada bayi Muhammad SAW, sudah terasa, ketika menengok kehidupan Halimah dan sang suami. Sebelum menyusui bayi Muhammad SAW., Halimah dan suaminya dalam kondisi memprihatinkan. Kebun mereka kering, dan ternak yang dimilikinya tubuhnya kurus, dan tidak menghasilkan susu. Namun, ketika menyusui bayi Rasulullah SAW, sontak kehidupan Halimah dan keluarganya berubah. Kebun milik keluarga Halimah langsung hijau dan subur, serta ternak yang mereka miliki berbadan gemuk dan ambingnya penuh susu.

Read More …