Makanan Halal, Gaya Hidup atau Kebutuhan ???

Situs huffingtonpost.com menempatkan Burger Factory sebagai salah satu diantara 20 restoran halal terbaik di Kota Toronto, Canada. 

Burger Factory tidak hanya menyajikan sajian berbahan dasar daging yang lezat, tetapi menjamin kehalalannya. Di mata masyarakat barat,  kuliner halal tidak semata bebas babi dan alkohol. Huffingtonpost.com mendefinisikan hidangan halal adalah olahan masakan yang sesuai dengan syariat Islam. 

Canada dan Amerika Serikat  merupakan dua negara di kawasan Amerika Utara (North America). Belanja makanan halal,  di kawasan tersebut, tertinggi di dunia. Sebuah lembaga riset marketing multinasional,  Statista, memprediksi nilai pasar makanan halal di seluruh dunia sebesar  1.2 Milyar Dollar AS atau sekitar 16.5 Trilyun Rupiah di tahun 2016.

Total belanja makanan halal secara global,  diprediksi terus naik, hingga  mencapai 2.5 Milyar Dollar AS atau sekitar 37 Trilyun Rupiah di tahun 2024 nanti. Read More …

Mengenal Dome of The Rock, Baitul Maqdis dan Al Quds…

Ketika menyebutkan nama Masjidil Al Aqsha, seringkali kita terbayang akan sebuah masjid berbentuk segi delapan dengan kubah berwarna emas. Berdasarkan warna kubah tersebut, disebutkanlah bahwa Masjidil Al Aqsha sebagai Dome Of The Rock. Namun, berdasarkan pengalaman pribadi saya, yang mengunjungi Masjidil Al Aqsha pada tahun 2013 dan 2015, penamaan tersebut nampaknya kurang tepat. Read More …

Bekerja adalah Ibadah…

Doktor Jaribah Al Haritsi dalam buku berjudul Al-Fiqhul Iqtishad menuliskan, bahwa Khalifah ‘Umar bin Khattab ra. pernah menjumpai 3 orang yang terus menerus berada di Masjid Nabawi. Ketiganya mengikuti shalat berjama’ah. Tetapi, setelah imam mengucapkan dua kalimat salam, mereka terus berada di masjid. Mereka hanya duduk, berdzikir dan membaca Al Qur’an. Seakan-akan mereka terus menerus dalam keadaan beri’tikaf.

Kemudian Al Faruq mendatangi dan bertanya kepada mereka,

“Apa yang kalian kerjakan disini ?”

Read More …

Masa Kecil Nabi Muhammad SAW…

Ketika bayi, Muhammad SAW diasuh oleh seorang wanita dari Bani Sa’d, yaitu Halimah bin Abu Dzu’aib, istri dari Al Harits bin Abdul Uzza. Tanda-tanda keberkahan yang ada pada bayi Muhammad SAW, sudah terasa, ketika menengok kehidupan Halimah dan sang suami. Sebelum menyusui bayi Muhammad SAW., Halimah dan suaminya dalam kondisi memprihatinkan. Kebun mereka kering, dan ternak yang dimilikinya tubuhnya kurus, dan tidak menghasilkan susu. Namun, ketika menyusui bayi Rasulullah SAW, sontak kehidupan Halimah dan keluarganya berubah. Kebun milik keluarga Halimah langsung hijau dan subur, serta ternak yang mereka miliki berbadan gemuk dan ambingnya penuh susu.

Read More …

Setiap Amal Tergantung Niat…

Alkisah, ada seorang muslimin penduduk Mekkah yang ingin menikahi seorang wanita, bernama Ummu Qais. Sebelum terjadi peristiwa hijrah, sang lelaki tersebut mengajukan khitbah (lamaran). Namun, sebelum Ummu Qais menerima lamaran itu, ia meminta sebuah persyaratan. Yaitu sang pelamar harus ikut dalam rombongan penduduk Mekkah yang hijrah ke Madinah. Dan, sang lelaki itu memenuhi persyaratan tersebut. Akhirnya kaum muslimin menyebut nama sang lelaki dengan sebutan Muhajir Ummu Qais. Yang artinya, orang yang berhijrah demi (cinta) Ummu Qais.

Read More …