Politik Identitas Yang Dogmatis…

Demokrasi, sebuah sistem yang diklaim terbaik dalam bidang tata negara, mulai memunculkan frasa “Politik Identitas”. Gaungnya semakin lama makin kencang, bermula dari riuhnya kontestasi pemilihan kepala daerah (pilkada) di Ibukota. Dan, frasa “Politik Identitas” semakin keras digaungkan, menjelang kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

Jika disimak, isu agama, menjadi bahan kajian para pemerhati dan pengamat politik. Bagi mereka, pilkada Ibukota mencerminkan kentalnya “Politik Identitas” berbasis agama, utamanya ketika membahas kekalahan sang calon yang juga petahana. Beberapa cendekiawan politik, menilai “Politik Identitas”, seharusnya tidak lagi digunakan sebagai acuan dalam menilai kapabilitas dan kapasitas seseorang untuk memimpin. Read More …

Peran Ayah…

Tulisan ini dibuat sehari setelah saya menyaksikan film berjudul “Real Steel” di stasiun televisi nasional. Film bergenre fiksi ilmiah ini, menceritakan kehidupan ayah dan anak, yang saling bekerjasama di ajang lomba tinju robot professional. Kekuatan film yang dibintangi oleh Hugh Jackman dan Dakota Goyo ini, tak hanya menampilkan visualisasi dahsyat dari pertarungan antar robot. Read More …

Kalian Sudah Paham ?

Si Banu dan kawan-kawannya setiap hari menyiksasi Badu. Dipukul, ditendang, dijambak, disetrum, ditusuk pisau, dibacok, disayat, diseret sepanjang jalan, di mutilasi hidup-hidup, dibakar hidup-hidup, dan lainnya. Pokoknya sempurna kekejamannya.

Bukan itu saja. Si Banu juga menyiksa anak, istri, orang tua, dan mertua si Badu. Istri dan anak perempuan si Badu diperkosa beramai-ramai di depan keluarganya. Mereka juga disiksa secara fisik dengan siksaan yang tak terperi. Bahkan perut istri Badu yang tengah hamil, dibelah dengan pedang dan janin yang dikandungnya dicincang-cincang. Anak-anak laki-lakinya mengalami nasib yang sama dengan bapaknya. Read More …

Kinerja Kolektif

Keberhasilan PT. DI bersama LAPAN menerbangkan N-219, melengkapi moncernya kinerja BUMN manufaktur. Sebelum N-219 mengudara di langit kota Bandung, KRI Martadinata telah menjadi bagian dari kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut (TNI AL). Kapal tersebut, dihasilkan dari galangan kapal nasional, bernama PT. PAL. Di sektor perhubungan darat, mobilisasi penumpang angkutan kereta api, semakin nyaman karena keberhasilan PT. Industri Kereta Api (PT. INKA) menciptakan gerbong berstandar internasional. Kebangkitan industri manufaktur dalam negeri, semakin nyata, ketika anggota TNI berhasil memenangkan ajang menembak internasional dengan senjata buatan PT. Pindad. Read More …

On Demand Media

Perkembangan internet, perlahan namun pasti, menggerus pola bisnis media massa. Internet yang semakin meluas penggunaannya, terbukti mampu menggusur eksistensi media cetak, seperti koran, majalah dan buletin. Saat ini, media massa berbasis elektronik, khususnya situs dan portal berita di internet-lah, yang menjadi rujukan dan sumber informasi. Read More …

Masjid Akhir Zaman…

Bicara kompleks Al Aqsha terkait peradaban, maka akan berbicara masalah Akhir Zaman. Dalam ajaran Islam, Al Aqsha adalah pusat dari pertempuran menjelang datangya hari kiamat.

Abu Umamah, salah satu sahabat berkata, bahwa Rasulullah bersabda, “Akan senantiasa ada sekelompok umatku yang berada di atas kebenaran, mengalahkan musuh-musuhnya, dan orang-orang yang memusuhi mereka tidak akan mampu menimpakan bahaya terhadap mereka kecuali sedikit musibah semata. Demikianlah keadaannya sampai akhirnya datang urusan Allah.”“Wahai Rasulullah, di manakah kelompok tersebut?”tanya para sahabat. “Mereka berada di Baitul Maqdis dan serambi Baitul Maqdis.” Read More …

Kemana Larinya Pajak dan Utang Kami, Sri?

“Saya ambil contoh, uang satu triliun itu bisa dipakai untuk membangun antara lain: 3.451m jembatan, 155km jalan, 11.900 rumah prajurit TNI, 50 rumah sakit, 6.765 kelas dan lain-lain. Jadi banyak sekali yang bisa digunakan untuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan. Itu semua disiapkan untuk memperoleh generasi bangsa yang sehat, cerdas dan produktif untuk menyongsong Indonesia gemilang di 2045.”

Read More …

Media Sebagai Cermin…

Jika kita berada di sebuah tempat, lalu ingin mengetahui karakter sebuah bangsa, apa yang harus diperbuat ?

Sederhana saja, salah satu cara mempelajari karakter sebuah bangsa, adalah dengan melihat, mengkaji, dan mendalami karya anak bangsanya. Hasil pemikiran, dan falsafah hidup sehari hari dari sebuah bangsa, akan tersirat maupun tersurat dari buku, kitab, tulisan, kisah, lukisan, patung, film, hingga isi media massanya. Read More …