Bangkitnya Industri Dirgantara

Kesuksesan uji terbang perdana pesawat N-219, tepat 1 hari menjelang Hari Kemerdekaan, dipandang sebagai kebangkitan dunia penerbangan nasional, setelah salama 20 tahun terjebak dalam badai krisis moneter, ekonomi dan politik. Keberhasilan N-219 mengangkasa, membuka optimisme publik terhadap industri dirgantara nasional. PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI), yang dulunya bernama PT. Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) akhirnya berhasil menyelesaikan purwarupa (prototype) pesawat hasil rancangannya sendiri, setelah 22 tahun yang lalu, mampu menerbangkan pesawat N-250. Read More …

Kinerja Kolektif

Keberhasilan PT. DI bersama LAPAN menerbangkan N-219, melengkapi moncernya kinerja BUMN manufaktur. Sebelum N-219 mengudara di langit kota Bandung, KRI Martadinata telah menjadi bagian dari kapal perang milik Tentara Nasional Indonesia – Angkatan Laut (TNI AL). Kapal tersebut, dihasilkan dari galangan kapal nasional, bernama PT. PAL. Di sektor perhubungan darat, mobilisasi penumpang angkutan kereta api, semakin nyaman karena keberhasilan PT. Industri Kereta Api (PT. INKA) menciptakan gerbong berstandar internasional. Kebangkitan industri manufaktur dalam negeri, semakin nyata, ketika anggota TNI berhasil memenangkan ajang menembak internasional dengan senjata buatan PT. Pindad. Read More …