Makna Hamdallah

Hamdallah, atau kalimat Alhamdulillahirabbil ‘aalamiin merupakan ayat kedua dari surat pembuka Al Qur’an, yaitu Surat Al Fatihah. Kalimat hamdallah, menurut ulama diturunkan bersamaan dengan ke seluruhan isi surat Al Fatihah.

Ali bin Abi Thalib ra., berkata, “Surat Al Fatihah turun di Makkah dari perbendaharaan di bawah ‘Arsy (singgasana Allah).” Sahabat Ibnu Abbas ra., berkata, “Nabi SAW berdiri di Makkah, lalu beliau membaca, ‘Dengan Menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.’ Lalu orang orang Quraisy mengatakan,’Semoga Allah menghancurkan mulutmu.” Sahabat Abu Hurairah ra., berkata, “Rasulullah SAW. bersabda saat Ubay bin Ka’ab membacakan Ummul Al Qur’an kepada beliau, “Demi Dzat yang menguasai jiwaku, Allah tidak menurunkan semisal surat ini di dalam Taurat, Injil, Zabur, dan Al Qur’an. Sesungguhnya surat ini adalah as Sab’ul Matsani (Tujuh Kalimat Pujian) dan Al Qur’an Al Azhim yang diberikan kepadaku.” Read More …

Keutamaan Basmallah

Basmallah atau kalimat Bismillaahir-Rahmaanir-Rahiim pertama kali ditulis dalam pembuka surat yang dikirimkan oleh Nabi Sulaiman as., kepada Ratu Biliqis yang memimpin Kerajaan Saba’. Kalimat basmallah, memiliki arti, “Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah, Maha Penyayang.” Seluruh surat dalam Al Qur’an diawali dengan kalimat basmallah, kecuali Surat Baraah atau Surat At Taubah. Sehingga, dalam sejarah penulisan mushaf atau buku Al Qur’an di masa Khalifah Abu Bakar ra., kalimat ini selalu ditulis di awal seluruh surat, kecuali At Taubah.[1]

Read More …